FPPD - Forum Pengembangan Pembaharuan Desa

 

Sutoro Eko: BUMDesa itu mempunyai tiga A, bukan Merpati, Pedati dan Melati

Desa bukanlah proyek mobilisasi untuk membuat Merpati (merapat ke bupati), Pedati (perintah dari bupati) jika tak diperintah tak jalan, dan Melati “(menjadi ladang upeti)”.  Argumen itu disampaikan  Ketua STPMD “APMD” Yogyakarta Dr. Sutoro Eko Yunanto saat mengawali pemaparan dalam acara bertajuk ‘BUMDes Quo Vadis? Study Kasus BumDes Ponggok’ yang digelar di R...

Sutoro Eko: Rakyat adalah Jantung Pemerintahan, Pembangunan dan Komunikasi

Rakyat adalah jantung pemerintahan, pembangunan dan komunikasi. Oleh karena itu, kita dapat menyebut pemerintahan rakyat, pembangunan rakyat dan komunikasi rakyat. Sampai saat ini demokrasi masih diharapkan, tetapi konsep kedaulatan rakyat telah di tinggalkan. Hal itu disampaikan oleh Dr. H. Sutoro Eko, Ketua STPMD "APMD" dan Ketua FPPD Jogja dalam International Conference on Advance Government an...

Sutoro Eko: Perlu Keseriusan Dalam Pengelolaan BUMDesa

BUMDesa memang telah menjadi BUM (baca: Booming) di berbagai desa (atau istilah lainnya) di seluruh Indonesia. Banyak desa berlomba-lomba mendirikan BUMDesa tersebut, tak ketinggalan dengan kucuran dana yang besar. Adanya BUMDesa diharapkan bisa meningkatkan potensi desa dan bisa memakmurkan warganya. Namun dalam kenyataannya masih banyak dijumpai BUMDesa jalan di tempat karena kurang bisa me...

Dana Desa Tahap I Sudah Siap Cair

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mendukung gagasan Wakil Presiden KH Maruf Amin agar berbagai desa bisa memaksimalkan penggunaan dana desa. Dana desa harus digunakan untuk mewujudkan Desa Wisata Agro (DEWA), Desa Wisata Industri (DEWI), dan Desa Digital (DEDI)."Pengucuran dana desa sejak tahun 2015 terbukti mampu meningkatkan kondisi berbagai desa. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah tertinggal ...

DADANG YULIANTARA: PERNAK MENJADI GURU DI SEKOLAH PEMBAHARUAN DESA

Desa dulu ditenggelamkan, di Cilacap bahkan diusir. Saya perhatiannya bukan pada kewilayahan tetapi pada subjectnya yaitu petani. Dalam rezim Soeharto disebut komunis/PKI. Sebaiknya memikirkan keseluruhan, tidak hanya satu subyek yaitu petani karena disitu ada banyak elemen. Waktu saya munculkan ide itu Budiman dkk mengejek “ngapain mikir desa, abstrak, desa itu orangnya siapa? Tahun 1998 akhir ...

Artikel Terbaru

Polling

What do you think about information in this website?

 

Pesan Pendek

Link Patner